Sumber PAD Terbesar Kota Padang yang Anjlok Hingga Sebabkan Defisit Rp21 Miliar

Kantor Balai Kota Padang. (Foto: Dok. Istimewa)
Kantor Balai Kota Padang. (Foto: Dok. Istimewa)

HALONUSA.COM – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Padang, Arfian tak menampik, anggaran Kota Padang menjadi defisit hingga Rp21 miliar.

Penyebabnya, karena sumber terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) menurun selama beberapa tahun belakangan, terlebih di masa pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

“PAD terbesar dari Kota Padang berasal dari pajak hotel, restoran dan tempat hiburan. Itu yang tergerus, untuk menutupinya ada beberapa kegiatan yang ditahan atau dihapus dahulu,” katanya, Senin (18/10/2021).

“Kemudian dana transfer dari pusat, untuk nominalnya saya tidak ingat, ada rinciannya di Dinas Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPKAD),” sambungnya.

Meski demikian, kebijakan atau kegiatan yang bersifat mendesak seperti pembangunan fisik tetap terlaksana.

“Kami carikan dari kegiatan yang tak terlalu mendesak. Saat ini yang diprioritaskan kegiatan fisik di Dinas PU,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan pendapatan daerah pada ABPD Perubahan sebesar Rp2,526 triliun.

Angka tersebut menurun sebesar Rp99,806 miliar atau sebesar empat persen dari angka yang ditetapkan APBD Induk sebesar Rp2,626 triliun.

Pos terkait