Tak Perlu Khawatir, Kini Terbang dari Sumbar tidak Butuh Ini Lagi

Pesawat Super Air Jet. (Foto: Dok. Muhammad Aidil)
Pesawat Super Air Jet. (Foto: Dok. Muhammad Aidil)

HALONUSA.COM – Calon penumpang pesawat terbang di Sumatera Barat (Sumbar) tidak perlu lagi memikirkan prosedur menjalani Rapid Test Antigen atau PCR sebagai salah satu persyaratan.

Pasalnya saat ini Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sudah tak mewajibkan penumpang melihatkan hasil negatif tes tersebut.

Bacaan Lainnya

Kebijakan yang tertuang di dalam SE Kemenhub nomor 21 tahun 2022 tersebut diperuntukkan bagi penumpang yang sudah dua kali vaksin atau tiga kali (booster).

“Efektif berlaku mulai hari ini, kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait,” kata Executive General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II KC BIM, Siswanto, Selasa (8/3/2022).

Siswanto mengeklaim bahwa BIM telah beroperasi secara tangguh, cepat beradaptasi dan fokus kepada perampingan operasional.

Sehingga, katanya, BIM mampu mengimbangi dinamika regulasi di tengah pandemi Covid-19 demi menjaga konektivitas udara Indonesia.

“Setiap penumpang pesawat rute domestik dilakukan menggunakan aplikasi PeduliLindungi oleh setiap operator maskapai,” katanya.

Sementara itu, SPV General Affairs BIM, Fendrick Sondra mengatakan, penumpang harus tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

“Meski perubahan aturan, prokes harus tetap ditegakkan sesuai regulasi yang ditetapkan pemerintah,” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah resmi mengeluarkan kebijakan terbaru soal aturan terbaru perjalanan dalam dan luar negeri. Masyarakat tak lagi diwajibkan ikut tes PCR.

Aturan tersebut tertuang di dalam Surat Edaran (SE) nomor 11 tahun 2022.

Pos terkait