Telusuri Aliran Dana Jaringan Teroris, Densus 88 Antiteror Temukan Sasana Seni Bela Diri

ilustrasi penangkapan Densus 88 Antiteror (pixabay)
Ilustrasi Densus 88 Antiteror saat menangkap terduga teroris. (pixabay)

HALONUSA.COM – Densus 88 Antiteror melaporkan bila menemukan sasana bela diri milik Jamaah Islamiyah (JI) untuk melatih para kader. Hal ini membuat Densus 88 Antiteror memperkuat intelegensi terkait distribusi dana yang selama ini dikumpulkan organisasi tersebut.

Dari penelusuran aliran dana tersebut menurut Kepala Bagian Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Aswin Siregar, Densus 88 Antiteror mencurigai beberapa lokasi yang dipergunakan para kombatan – kombatan Jamaah Islamiyah (JI) untuk melatih kader agar memiliki kemampuan bertarung termasuk kemampuan melawan petugas.

Bacaan Lainnya

“Kader-kader ini mendapat pelatihan dari para mantan kombatan JI yang pernah berangkat ke Afghanistan atau di sejumlah negara konflik lainnya,” kata Kombes Aswin Siregar.

Sistem pendanaan mulai dari sumber hingga penyaluran sangat terstruktur, bahkan nyaris sasana bela diri sangat sulit teridentifikasi.

Pelatihan bela diri kepunyaan mereka sangat sulit membedakan dengan lokasi sasana beladiri yang umum atau familiar di masyarakat.

“Susah kami membedakan dengan perguruan umumnya di masyarakat, seperti pencak silat misalnya,” kata Kombes Pol Aswin.

Densus 88 Antiteror akan memutus aliran dana, sehingga membutuhkan waktu mengidentifikasi sistem pendanaan terhadap perguruan. Bahkan nyaris aliran dana tersebut juga mengalir ke perguruan atau sasana beladiri yang mengantongi legalitas formal.

“Organisasi ini beda dengan organisasi terlarang lainnya, sangat rapi dan memang tidak pernah terputus kaderisasi mereka. Ada terus karena memang itu tadi pendanaan yang memang tidak pernah terputus termasuk mampu melakukan rekrutmen dalam jumlah banyak,” kata Aswin. (*)

Pos terkait