Terungkap, Cara Erick Thohir Benahi BUMN

Mentri BUMN, Erick Thohir
Mentri BUMN, Erick Thohir

HALONUSA.COM – Mentri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dikenal sebagai seorang pejabat yang melaporkan langsung dugaan tindak pidana korupsi di BUMN.

Untuk melakukan itu, ia membeberkan apa yang telah ia perbuat selama ini. Ia mengatakan, dalam menekan korupsi, dirinya menitikberatkan pada dua titik, yaitu leadership dan sistem.

“Kalau ini bisa dijalankan secara konsisten, tentu dapat meminimalisir korupsi,” katanya.

Bacaan Lainnya

Erick mengatakan, ada lima elemen dasar yang dilakukan dalam mentransformasi BUMN.

Ia menjelaskan, elemen pertama adalah bagaimana memetakan BUMN menjadi dua kelompok yakni korporasi dan BUMN pelayanan publik.

Kedua adalah membangun ekosistem secara menyeluruh. Erick mencontohkan bagaimana dalam membangun rumah sakit, namun menggabungkan di dalamnya produksi obat generik.

“Membangun rumah sakit di bawah satu holding. Misalnya Biofarma, Indofarma, jadi herbal medicine. Kimia Farma menyediakan obat generik yang murah untuk masyarakat. Ini tentu akan menekan obat-obat impor. Tujuannya bisa membangun ekosistem kesehatan,” jelasnya.

Ia mengatakan, elemen selanjutnya adalah semua BUMN harus melek digital. Hal itu penting di tengah era disrupsi, sehingga tekhnologi menjadi transformasi yang penting.

“Karena dengan teknologi itu juga akan lahir keterbukaan,” ujarnya.

Menurutnya, business process menjadi elemen yang juga sangat penting dilakukan dalam BUMN.

“Dan yang terakhir adalah human capital. Di dalam BUMN ada kesetaraan gender. Perekrutan generasi muda, sehingga akan ada check and balance-nya. Ini menjadi kunci transformasi BUMN,” ungkapnya.

Dalam diskusi turut menghadirkan Sekjen Transparency Internasional-Indonesia, Danang Widoyoko, dan mantan pimpinan KPK, Andan Pandu Praja.

Pos terkait