TERUNGKAP! Perampokan Juragan Emas di Agam Telah Direncanakan Sebulan Sebelum Beraksi

TERUNGKAP! Perampokan Juragan Emas di Agam Telah Direncanakan Sebulan Sebelum Beraksi
Ilustrasi penangkapan pelaku kejahatan
HALONUSA.COM - Terungkap, ternyata perampokan juragan emas di Agam telah direncanakan oleh para pelaku sebulan sebelum beraksi.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Agam, AKBP Ferry Ferdian saat melakukan konferensi pers pada Kami 13 Oktober 2022 di Mapolres Agam.

“Pelaku merencanakan aksi perampokan ini dengan berkumpul di Bukittinggi pada Agustus,” katanya.
Baca juga: Identitas dan Kronologi Lengkap Penangkapan Komplotan Perampok Juragan Emas di Agam

Setelah melakukan pertemuan tersebut, dua dari 6 pelaku melakukan pengintaian terlebih dahulu terhadap keberadaan dan situasi korban.

"Dua pengintai ini menggambar dan mengintai korban sehingga mereka bisa mengetahui kebiasaan korban, maupun jam berapa korban pulang ke rumah dari pasar," lanjutnya.

Sebelumnya, pihak kepolisian menyatakan bahwa telah menangkap 4 dari 6 pelaku perampokan tersebut. Sementara dua diantaranya masih dinyatakan Daftar Pencarian Orang (DPO).

Untuk pelaku, masing-masing diketahui berinisial HT (48), NZ (65), RR (31) dan RA (40). Masing-masing dari mereka ada yang berasal dari Solok, Padang, Agam dan bahkan dari daerah Pasaman.
Baca juga: Komplotan Perampok Juragan Emas di Agam Dibekuk, 2 Masih DPO

Kapolres Agam, AKBP Ferry Ferdian mengatakan bahwa penangkapan tersebut dilakukan setelah pihaknya melakukan penyelidikan.

"Penangkapan ini berawal saat kami mendapatkan informasi tentang keberadaan salah satu pelaku yang berinisial HT dua hari setelah kejadian," katanya.

Setelah itu, pihaknya terus melakukan pengembangan dan pada tanggal 20 September pihaknya kembali mengamankan tersangka dengan inisial NZ di daerah Solok.

"Kami terus mencari pelaku lainnya hingga pada 22 September kami kembali membekuk RR dan RA di daerah Inderagiri," lanjutnya.

Sementara untuk dua pelaku lainnya masih diburu sampai saat ini dan identitas mereka sudah dikantongi oleh pihak kepolisian.
Baca juga: Edarkan Narkoba, Dua Pemuda di Kabupaten Pesisir Selatan Dibekuk Polisi Temukan Ini Sebagai Barang Bukti

Sebelumnya, perampikan terjadi pada 16 September 2022 di Jalan Raya Bukittinggi – Lubuk Basung, tepatnya di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam.

Keenam tersangka melancarkan aksinya dengan menggunakan satu unit mobil jenis Kijang dan menabrak mobil yang ditumpangi oleh seorang pedagang emas..

Setelah berhasil menghentikan mobil korban, pelaku kemudian menodongkan pistol dan memaksa korban menyerahkan uang maupun emas.

Baca juga: Timbun BBM Bersubsidi, Pria di Kabupaten 50 Kota Ditangkap Polisi Saat Antarkan Pesanan Pelanggan

Mobil pedagang itu berisi 3 orang, salah satunya, Kamarul Zaman (48) menderita luka tembak di bagian paha.
Baca juga: Timbun BBM Bersubsidi, Pria di Kabupaten 50 Kota Ditangkap Polisi Saat Antarkan Pesanan Pelanggan

Pelaku kemudian kabur ke arah Bukittinggi. Beberapa kilometer dari lokasi perampokan, mobil kijang tersebut korslet dan terbakar.

Mereka kemudian melanjutkan perjalanan dengan menyetop mobil yang melintas dan turun di sekitar Kampuang Pisang. Selanjutnya lari masuk hutan sebelum akhirnya ditangkap. (*)

Berita Lainnya

Index