Tradisi Bakaua Adaik Warisan Raja Alam Jambulipo, Gubernur Sumbar: Modal Kekuatan

Tradisi Bakaua Adaik Warisan Raja Jambulipo. (Foto: Dok. Istimewa/MMC)
Tradisi Bakaua Adaik Warisan Raja Jambulipo. (Foto: Dok. Istimewa/MMC)

HALONUSA.COM – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi menyebut tradisi Bakaua Adaik Warisan Raja Jambulipo jadi modal kekuatan.

Perhelatan Bakaua Adaik dimaknai sebagai suatu tradisi ungkapan rasa syukur kepada Tuhan yang maha kuasa atas nikmat yang telah diberikan kepada alam Nagari Lubuak Tarok, Kabupaten Sijunjung khususnya Jorong Jambulipo.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang berlangsung dua hari ini juga sekaligus untuk mendoakan para leluhur Jambulipo.

Mahyeldi mengapresiasi tradisi Bakaua Adaik yang tetap dijaga oleh masyarakat Jambulipo sampai saat ini.

Menurutnya, tradisi ini sangat penting artinya dalam menjaga ukhuwah dan kekompakan sesama warga masyarakat.

Bakaua Adaik, katanya, perlu dijaga dan dilestarikan dalam rangka meningkatkan persatuan dan kesatuan masyarakat.

Setiap pemuda menampilkan kepandaiannya berseni dan bersilat, ibu-ibu juga bergotong royong memasak dan masyarakat makan bersama hari ini.

“Ini merupakan kearifan lokal yang akan menjaga ukhuwah sesama masyarakat dan akan menjadi modal kekuatan masyarakat,” katanya.

Panitia Bakaua Adaik, Panghulu Sati meminta agar tradisi ini dapat dijadikan sebagai agenda tetap kebudayaan di Sumbar.

Berbagai kesenian masyarakat serta kuliner khas ditampilkan dalam kegiatan ini, di antaranya kesenian anak nagari Tari Tanduak, dan silek tuo Jambulipo. (*)

Pos terkait