Tuai Kritik, Ternyata Segini Biaya Pembangunan Landmark TWA Lembah Harau

Tangkap Layar Postingan BKSDA Sumatera Barat
Tangkap Layar Postingan BKSDA Sumatera Barat

HALONUSA.COM – Pembangunan landmark Taman Wisata Alam (TWA) Lembah Harau di Kabupaten Limapuluh Kota menuai kritik dari berbagai kalangan yang ada di Sumatera Barat.

Kritikan tersebut dilontarkan mulai dari geolog hingga sejarawan yang menyatakan bahwa pembangunan landmark TWA Lembah Harau tersebut harus dipertimbangkan lagi.

Lalu, berapakah anggaran yang dihabiskan untuk membangun landmark tersebut?

Bacaan Lainnya

Dilansir dari sirup.lkpp.go.id, total pagu anggaran yang dihabiskan untuk membangun landmark Lembah Harau tersebut sebesar Rp197 juta.

Pertama, untuk perencanaan pembangunan dengan pagu anggaran Rp10 juta. Kemudian pagu anggaran untuk pengawasan pembuatan landmark TWA Lembah Harau sebesar Rp5 juta.

Pengadaan untuk perencanaan dan pengawaan tersebut, masuk dalam jenis konsultasi dengan metode pengadaan langsung.

Sementara untuk pekerjaan konstruksi landmark TWA Lembah Harau sendiri, pagu anggaran sebesar Rp182 juta. Metodenya juga pengadaan langsung.

Ketiga item pengadaan landmark TWA Lembah Harau tersebut berada di satuan kerja Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Kepala BKSDA Sumbar, Ardi Andono tak menampik bahwa total pagu anggaran untuk pembangunan landmark tersebut menghabiskan uang sebesar Rp197 juta.

“Pembangunan landmark ini dilakukan agar masyarakat bisa mengakses tulisan Lembah Harau dengan mudah dan gratis, bukan di tempat yang berbayar,” katanya. (*)

Pos terkait