Wakil Menaker Sebut Pemerintah Upayakan Penuhi Keinginan Masyarakat: Menyamakan Frekuensi serta Komunikasi yang Baik

Wamenaker, Afriansyah Noor didampingi Direktur Bina Intala, Syamsi Hari dan Kabid Industrial dan Pengawasan Kemnaker Sumbar serta Kepala BPVP Padang, Eka Cahyana Adi melihat motor listrik yang jadi bahan ajar di workshop otomotif BPVP Padang. (Foto: Istimewa/Dok. Kemenaker)
Wamenaker, Afriansyah Noor didampingi Direktur Bina Intala, Syamsi Hari dan Kabid Industrial dan Pengawasan Kemnaker Sumbar serta Kepala BPVP Padang, Eka Cahyana Adi melihat motor listrik yang jadi bahan ajar di workshop otomotif BPVP Padang. (Foto: Istimewa/Dok. Kemenaker)

HALONUSA.COM – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor menyebut bahwa pemerintah berupaya memenuhi keinginan masyarakat di daerah dengan pusat.

Dia mengatakan, saat ini pemerintah pusat sedang menyamakan frekuensi dan komunikasi yang baik dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) yang ada di daerah, termasuk Padang.

Hal tersebut disampaikan Afriansyah Noor saat melakukan kunjungan kerja ke BPVP Padang pada Kamis (8/7/2022).

Bacaan Lainnya

“Jadi, apa yang dibutuhkan oleh masyarakat terhadap balai pelatihan di daerah akan disinkronkan dengan program pemerintah,” katanya.

Wamen Afriansyah mengatakan, jebolan BPVP ini biasanya langsung ditempatkan bekerja, contohnya, seperti yang sedang berjalan di BPVP Padang saat ini.

Ada sekitar 15 siswa pemagangan yang dilatih untuk kemudian dikirim ke Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

“Selesai dilatih, mereka langsung ditempatkan bekerja. Ada tadi itu 15 orang dari Sumbar dan satu orang dari Riau. Itu membuktikan, BPVP Padang sudah berhasil membuat sinergitas dengan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Tak hanya lengkap, Wamenaker pun memuji workshop atau lokakarya di BPVP Padang, seperti workshop teknik otomotif, teknik manufaktur, teknik las, teknik listrik serta pelatihan barista dan juga busana memiliki fasilitas yang lengkap.

“Tadi saya sempat lihat beberapa ruangan dan fasilitas workshop di sini sudah cukup bagus dan lengkap. Tinggal kalau ada yang perlu diperbaiki agar segera dilakukan untuk kemajuan BPVP ke depan,” ucapnya.

“BPVP Padang ini bagus. Saat ini, kami lebih mensinkronkan dengan kebutuhan daerah bukan dengan program pusat, sebab yang tahu daerah masing-masing yah daerah itu sendiri. Jangan ragulah, semua dibiayai oleh Kemnaker,” sambungnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wamenaker pun mengapresiasi BPVP Padang yang terus berupaya mengembangkan dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui berbagai pelatihan yang diadakannya.

“Kunjungan saya ke sini selain silaturahmi juga ingin memastikan pengembangan dan peningkatan SDM di BPVP Padang berjalan dengan lancar dan baik,” kata Wamenaker.

Selain itu, Wamenaker juga terkesan dengan adanya program perbaikan motor listrik yang ada di workshop otomotif. Dia mengatakan, setiap BPVP di Indonesia harus bisa meniru ke Padang.

“Motor ini listrik akan sangat berguna bagi masyarakat, apalagi dalam kondisi saat sekarang ini. Saya kaget saat mencoba, motornya tak bersuara. Tapi, ini bisa menjadi sebuah terobosan baru bagi BPVP,” ujarnya.

Ditambahkannya, BPVP Padang juga menjadi salah satu balai latihan yang dapat jadi percontohan dalam segala hal.

Mulai dari pengelolaan SDM, infrastruktur, materi, instruktur dan juga keahlian yang diajarkan.

“Saya berharap, BPVP Padang ini bisa menjadi acuan nantinya bagi masyarakat yang ingin kompeten dan berguna di dunia usaha nantinya,” tutur Wamenaker yang didampingi Direktur Bina Intala, Syamsi Hari dan Kepala BPVP Padang, Eka Cahyana Adi.

Sementara itu, Kepala Bidang Industrial dan Pengawasan Dinas Ketenagakerjaan Sumbar, Wahendra mengatakan, pihaknya selalu mendukung semua kegiatan yang dilakukan BPVP Padang guna memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

“Provinsi dan BPVP di daerah harus sinergi untuk menyatukan target dan kegiatan. Dalam hal ini, kedatangan Wamenaker memberi semangat kami untuk bisa mencapai hal tersebut,” imbuhnya. (*)

Baca juga:

Pos terkait