Warga Guguak Solok Diteror Harimau, BKSDA Imbau Lakukan Ini

Jejak Harimau Sumatera yang ditemukan warga di Kabupaten Solok (Foto: Rozy Phalanta)
Jejak Harimau Sumatera yang ditemukan warga di Kabupaten Solok (Foto: Rozy Phalanta)

HALONUSA.COM – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat mengimbau warga Bukit Gompong, Nagari Koto Gadang Guguak, Kecamatan Guguak, Kabupaten Solok tidak pergi ke ladang sendirian.

Hal tersebut karena warga sekitar daerah tersebut tengah digegerkan dengan adanya seekor anjing yang tewas dimakan Harimau Sumatera.

“Kami mengimbau warga agar pergi ke ladang dari jam 07.00 WIB pagi sampai jam 03.00 WIB sore saja,” kata Kepala BKSDA Sumbar, Ardi Andono.

Bacaan Lainnya

Selain itu, pihaknya juga mengimbau agar warga jangan meninggalkan ternak maupun anjingnya di dalam kebun.

“Hal tersebut nantinya akan memancing harimau untuk membunuh anjingnya karena naluri sesama predator adalah saling membunuh,” lanjutnya.

Sebelumnya, adanya anjing yang menjadi korban Harimau Sumatera diunggah salah seorang warga melalui akun facebook dengan memberikan peringatan kepada warga yang ada di daerah tersebut.

“Untuk masyarakat yang berladang di Kampung Jawa, Jorong Bukit Gompong, Nagari Koto Gadang Guguk untuk berhati-hati karna telah ditemukan jejak harimau,” tulis akun Facebook Rozy Phalanta.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat, Ardi Andono.

“Tim kita sudah berada di lokasi sejak kemarin dan sampai saat ini kami belum mengidentifikasi bahwa itu adalah Harimau Sumatera,” katanya.

Meskipun begitu, pihaknya telah melakukan beberapa langkah-langkah yang disesuaikan dengan Standard Operasional Prosedur (SOP).

“Kami melakukan langkah-langkah sesuai dengan SOP saja sampai saat ini,” lanjutnya.

Ia mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan identifikasi mulai dari jejak dan hal lainnya serta melakukan pemetaan lokasi.

“Kami juga sedang melakukan sosialisasi kepada warga terkait apa yang harus dilakukan,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan memasang kamera trap serta melakukan perondaan di lokasi pemukiman warga jika memang benar ada Harimau Sumatera yang berkeliaran di lokasi tersebut. (*)

Pos terkait