4 Penambang Emas Ilegal Beraksi di Sumbar, Polisi: Dampaknya Sangat Berbahaya, Kapolda tidak Toleransi

Barang bukti pelaku penambang emas ilegal di Sumbar. (Foto: Dok. Muhammad Aidil)
Barang bukti pelaku penambang emas ilegal di Sumbar. (Foto: Dok. Muhammad Aidil)

HALONUSA.COM – Empat penambang emas secara ilegal beraksi di Sumatera Barat (Sumbar). Polisi menyebut tindakan para pelaku sangat berbahaya.

Empat pelaku tersebut berinisial S, 54 tahun, warga Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, A, 35 tahun, A, 35 tahun, Kelurahan Kaplongan Lor, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat (Jabar).

Kemudian, U, 47 tahun, warga Pakan Rabaa Utara, Kecamatan Koto Parik Gadang di Ateh (KPGD), Kabupaten Solok Selatan (Solsel) dan I, 29 tahun, Kelok Jorong Mancuang, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam.

Bacaan Lainnya

“Keempatnya ditangkap di dua lokasi berbeda sepanjang Kamis (24/3/2022) dini hari,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumbar, Kombes Adip Rojikan, Senin (28/3/2022).

Adip mengatakan, pelaku S dan A ditangkap di pinggiran aliran sungai Batang Kuantan, Jorong Siluka, Nagari Durian Gadang, Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung.

“Peran dari S sebagai pengawas lapangan dan A sebagai operator alat berat. Mereka telah beraktivitas sejak 14 Februari 2022 lalu,” ungkap Adip.

Baca juga: Gegara Video 2 Detik, Pria Asal Matur Agam Ini Harus Berurusan dengan Polisi

Dari kedua pelaku, polisi menyita barang bukti (BB) satu alat berat ekskavator, satu kunci kontak alat berat, satu komputer alat berat, satu sekring alat berat, dua selang spiral, dan dua dulang.

Di lain tempat, kata Adip, pihaknya juga menangkap U dan I di Jorong Lanai Hilir Bandar Padang Pembangunan, Nagari Cubadak, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman.

Namun demikian, Adip tidak menjelaskan sejak kapan keduanya beraksi. Dirinya hanya menyebut tidak hanya menangkap pelaku yang beraksi di lapangan, melainkan juga mengejar hingga ke atas.

“kami tak segan untuk mengambil tindakan tegas berupa penangkapan dan penahanan pelaku, karena aktivitas yang mereka lakukan ini sangat membahayakan bagi lingkungan,” tuturnya.

Baca juga: Daftar Miras yang Dijual Pria di Bukittinggi hingga Terancam Dijerat Sejumlah Pasal

Dari pelaku U dan I, polisi menyita satu ekskavator, satu kontrol panel alat berat beserta kunci kontak, satu slang plastik, satu timbangan elektrik dan satu karpet.

Pos terkait