Barisan Jenderal yang Ungkap Kematian Brigadir Yosua, Ada Gatot Eddy Pramono Putra Kelahiran Solok

Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono. (Foto: Dok. Istimewa)
Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono. (Foto: Dok. Istimewa)

HALONUSA.COM – Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengumumkan status hukum eks Kadiv Propam, Irjen Ferdy Sambo menjadi tersangka dan dalang atas kematian Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Sejumlah jenderal di Polri turut berperan dalam pengungkapan kasus tersebut, di antaranya, Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono, Irwasum, Komjen Agung Budi Maryoto, Kabareskrim, Komjen Agus Andrianto, Kabaintelkam, Komjen Ahmad Dofiri, Asisten Kapolri bidang SDM, Irjen Wahyu Widada hingga Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi.

Bacaan Lainnya

Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono ditugaskan sebagai Penanggung Jawab (PJ) Tim Khusus (Timsus) kematian Brigadir Yosua.

Seperti yang diketahui bersama, Gatot Eddy Pramono merupakan putra kelahiran Solok tanggal 28 Juni 1965.

Baca juga: Pernyataan Lengkap 3 Petinggi Polri soal Ferdy Sambo Tersangka Pembunuhan, dari Kapolri, Irwasum hingga Kabareskrim

Dirinya dianggap berhasil mengemban tugas tersebut hingga mendapatkan apresiasi dari Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto.

Karir pria jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 1988 ini terbilang cemerlang. Berpengalaman di bidang reserse, sejumlah jabatan strategis pernah ditempatinya, seperti Wakapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) tahun 2015, Asrena Kapolri tahun 2018, dan Kapolda Metro Jaya tahun 2019 lalu.

Sejumlah kasus terkenal pun pernah diungkap Gatot, di antaranya pencurian dengan kekerasan (Curas) lintas provinsi kelompok John Tamba tahun dan pembobolan kartu kredit di tahun 2011 silam.

Pos terkait