Tragedi Mengharukan, Dua Calon Prajurit Tewas bersama Letda TNI Inf Ismail di Puslat Secata Rindam XIV/Hasanuddin

  • Whatsapp
Komandan Pleton (Danton) 1 Kompi E Secata Rindam XIV-Tanharimage.com-
Komandan Pleton (Danton) 1 Kompi E Secata Rindam XIV/Hasanuddin, Letnan Dua (Letda) Inf Ismail.

HALONUSA.COM – Tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) tewas saat berada di pusat latihan berganda Sekolah Calon Taruna Resimen Induk Komando Daerah Militer (Secata Rindam) XIV/Hasanuddin, Desa Gallarapa, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat (2/4/2021).

Ketiga korban adalah Komandan Pleton (Danton) 1 Kompi E Secata Rindam XIV/Hasanuddin, Letnan Dua (Letda) Inf Ismail.

Selanjutnya siswa Secata yakni Hemri Hartono dan Theofilus Mesalahngi.

Baca juga: Prajurit TNI Berpangkat Kopda Dihukum, Habisi Pelaku Usai Memperkosa Ponakannya

Informasi dari peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.05 Waktu Indonesia Tengah (WITA).

Ismail, Hemri, dan Theofilus sedang beristirahat di bivak, terbuat dari jas hujan (ponco). Kondisi saat itu hujan deras dan angin kencang mengguyur wilayah itu.

Tidak disangka pohon besar roboh menimpa bivak mereka beristirahat.

Baca juga: Dihukum 2 Tahun dan Dipecat dari Militer, Ini Kisah Perselingkuhan Mantan Prajurit

Komandan Komando Distrik Militer Dandim 1428/Mamasa, Letkol Inf Stevi Palapa, membenarkan peristiwa tersebut.

Stevi juga menyebut bahwa Ismail dan dua calon prajurit TNI binaannya itu memang benar tengah beristirahat di dalam bivak.

“Ketiganya beristirahat setelah menjalani latihan hampir semalaman,” ujar Stevi.

Sebenarnya ketiga korban sudah hendak pulang. Namun karena kondisi hujan dan angin kencang, ketiganya terpaksa harus berteduh di bawah sebatang pohon besar yang akhirnya tumbang.

Jenazah para korban kemudian dievakuasi ke Poli Kesehatan (Polkes) Secata Rindam XIV/Hasanuddin.

Pos terkait